26 Agustus 2012

Day 13 (Pekael series)

Aku datang kepagian lagi tampaknya. Harusnya aku datang pukul setengah sepuluh. Kenapa jam sembilan sudah standby saja disini?

Ppkl ke Surabaya lagi saat aku mengajaknya berangkat melalui pesan singkat.

Di perjalanan ke kantor ICT aku ketemu O, teman satu angkatanku satu jurusan dengan Miss U, di tengah jalan. Dia berkendara motor bersama seorang temannya. Saat melihatku dia bertanya, "Mau ke ICT?"

Aku mengangguk.

"Tutup," teriaknya. "Libur," imbuhnya lagi.

Aku tahu SMA dan perpustakaan libur, dan aku juga pengen libur. Aku biasanya tidak suka libur, tapi dengan jadwal masuknya tidak tetap kayak gini, libur tampaknya pilihan bagus. Hanya saja, jadwal masuk pekael season satu hingga tanggal 18 Agustus.


Pintu perpustakaan tentu saja terkunci. Kuncinya sudah aku balikin ke Miss U.

Aku sms Miss U, tapi dia tidak membalasnya.

Aku menunggu hingga satu jam lebih. Tidak ada sms balasan. Tidak ada petugas yang datang.

Aku kirim sms pada Mr. A, mengusulkan agar seminggu ini diganti di hari lain. Tapi sama seperti smsku ke Miss U, tidak ada balasan.

Apa mereka sedang kompak mengerjaiku? Atau jaringan operator sedang bermasalah? Aku tidak tahu. Tidak tahu bagaimana menemukan jawabannya.

Aku kemudian memutuskan untuk pulang saja.

Seorang penjaga toko souvenir yang sedang menyirami tanah berpasir, agar pasirnya tidak ditiup angin dan menimbulkan debu, menangkap keberadaanku. "Kenapa kamu," katanya. "Kayak anak tiri saja?"

Apa wajahku tampak sesedih Cinderella ya? Sayangnya, tidak ada cermin di sekitar situ yang bisa kugunakan memastikan apakah kata-kata penjaga toko souvenir yang juga merupakan seniorku yang telah lulus benar adanya.

Aku tersenyum kecut. "Nggak ada yang masuk sama sekali," balasku.

Sesampainya di rumah, balasan Miss U menyerbu HP-ku. Dia bilang dia hendak mandi.

Dengan gaya bercanda, aku mengatakan aku menunggu di teras hingga lumut menghinggapiku. Kemudian menambahkan usulanku yang tadi aku kirimkan pada Mr. A.

Miss U menyambut ideku. Mungkin karena di pesan singkat itu aku menyebut "Petugas ICT" juga mesti libur. Secara tidak ada yang online karena banyak yang pulang kampung.

Aku juga memintanya agar menyampaikan hal itu pada Mr. A. Dia menyanggupinya.

Aku menghembuskan napas lega. Mulai besok aku tidak perlu bangun terlalu pagi.

Beberapa hari kemudian aku menanyakan apa reaksi Mr. A pada Miss U. Tapi dia bilang, Mr. A tidak membalas smsnya juga. Dia mengimbuhkan, "Udah deh libur aja."

Ya sudah. Aku mengikuti sarannya. Toh yang rajin masuk ICT juga Miss U.

Dengan kata lain, hari ketiga belas ini, mungkin saja tidak dihitung dalam pekael season pertama.

***
Akhir Pekael series season pertama.
|| | Copy Right By : Rean's Corner | Design By : Cuerosbhelatos ||

Posting Komentar