Day 57
Hanya online saja.
Ikutan beberapa book giveaway yang diadakan oleh beberapa blogger buku Indonesia. Wish Me Luck ya :)
Day 58
Kegiatan perkuliahan diliburkan dan pekael... Aku meliburkan diri sendiri.
Ada pemilihan presiden BEM yang baru. Di acara ini aku mendapatkan sesuatu yang... Tidak bisa ditukar dengan apapun.
Sebenarnya aku ingin menceritakannya, tapi mungkin di Junnotes dan mungkin di lain kesempatan.
Hanya online saja.
Ikutan beberapa book giveaway yang diadakan oleh beberapa blogger buku Indonesia. Wish Me Luck ya :)
Day 58
Kegiatan perkuliahan diliburkan dan pekael... Aku meliburkan diri sendiri.
Ada pemilihan presiden BEM yang baru. Di acara ini aku mendapatkan sesuatu yang... Tidak bisa ditukar dengan apapun.
Sebenarnya aku ingin menceritakannya, tapi mungkin di Junnotes dan mungkin di lain kesempatan.
Dan mungkin aku samarkan dengan membalutnya dalam fiksi.
Day 59
Aku bahagia--tapi belum bisa berpuas diri.
Akhirnya, aku menemukan kode yang pas untuk logout!
Selama berhari-hari aku bingung bagaimana cara logout dari halaman dengan banyak frame (aku menggunakan 3 frame). Secara bila aku menggunakan kode logout biasa, aku hanya logout satu frame saja. Gara-gara hal itu aku jadi malas mengerjakan aplikasiku.
Setelah ini, aku mempercantik tampilan 4 tabel dan menambahkan 2 tabel lagi untuk digunakan user tipe administrator.
Day 60
Hanya online dan download sisa film--aku baru download film dokumenter soal... Lebih baik aku tidak menuliskannya, hahah--yang dipecah hingga 10 file. Aku download dari file keempat, secara tiga file sebelumnya sudah aku download kemarin.
Saat pulang, ketika aku menitipkan kunci kantor ke petugas perpustakaan--Miss L, aku mendapat kejutan. Mr. A ternyata ada di perpustakaan. Dia sedang duduk di salah satu sofa dekat jendela.
Day 61
Kantor masih terkunci.
Kunci yang aku titipkan di Miss L, yang biasanya di taruh di laci, tidak ada. Miss L yang kemarin aku titipin sedang tidak ada di tempat, jadinya aku dikasih nomor Miss L oleh penjaga perpus yang baru.
Aku sms Miss L. Tapi hingga aku pulang tidak ada jawaban darinya.
Penjaga perpus yang baru mengajakku ngobrol basa-basi. Salah satunya, "Besok mas kuliah?"
Karena aku nggak lihat kalender, jadinya ya aku jawab, "Kuliah dong. Emang kenapa?"
Dia menjawab, "Nggak ada apa-apa."
Mungkin dia sedang tertawa dalam hati. Aku baru ngeh kenapa dia mempertanyakannya setelah aku sampai rumah dan melihat kalender. Ternyata besok tanggal merah! Tahun Baru Muharram!
Aku kemudian menunggu di salah satu tempat duduk di perpustakaan yang dekat dengan kipas angin. Sampai aku ketiduran sekitar 30 menit, tidak ada yang datang ke kantor.
Baru ketika aku berniat pulang, Mr. A datang. Dia menanyaiku kenapa aku tidak masuk ke kantor.
"Nggak bawa kuncinya pak," jawabku.
Mr. A masuk kantor hanya untuk menaruh kemeja batiknya dan tasnya yang mirip tempurung kura-kura.
Dia kemudian keluar lagi, entah kemana, dan mengunci pintu kantor--aku tidak ikut masuk ke kantor ketika dia masuk kantor, aku bertahan di salah satu komputer milik perpustakaan yang kugunakan online sejak pukul 12, saat itu sekitar pukul setengah dua.
Saat aku memutuskan saatnya pulang, PC juga sudah kumatikan, tanganku menekan kenop pintu perpustakaan... Pintunya terkunci dari luar.
Kali kedua aku terkunci di perpustakaan. Dan saat aku melihat dari jendela, kunci milik Miss U yang kemarin aku titipkan ke Miss L tergantung di lubang kunci... Sebuah pehamaman timbul di benakku. Pantas saja kuncinya tidak ada di laci penjaga perpus, kunci itu dibawa Mr. A.
Tapi bukan Mr. A yang mengunciku. Melainkan seorang santri yang aku taksir masih duduk di bangku SMP. Kenapa dia melakukannya? Apa dia lupa ada aku di dalamnya--dia bahkan pamit padaku sebelum keluar?
Sebuah misteri yang mungkin tidak akan pernah terjawab, secara aku lupa wajah dan ciri-ciri santri itu.
Untungnya ada santri SMA yang mau online di perpustakaan. Mereka mungkin kaget melihatku ada di dalam perpus dan ada kunci tergantung di pintu perpus.
Aku membuat kode agar mereka memutarnya. Dan... Aku bebas! #lebay
Aku menunggu seseorang datang. Entah Mr. A atau penjaga perpus yang baru yang tadi ijin padaku untuk ke kamarnya sebentar.
Aku tidak perlu menunggu terlalu lama. Kunci milik Miss U pun aku titipkan pada penjaga perpus yang baru sambil berpesan, "Nanti kalau Mr. A datang dan nyari kuncinya..."
Day 62
Libur Tahun Baru Muharram.
Posting Komentar