21 Juli 2012

Susahnya untuk konsisten

Konsisten. Komitmen.

Dua kata yang memiliki hubungan dekat (jangan tanya jenis kelaminnya apa). Dua kata yang akhir-akhir ini menjauhkan diri dariku. Atau aku yang menjauhkan diri? Mungkin saja.

Banyak sekali hal yang terjadi belakangan ini di kehidupanku. Banyak sekali hal hingga aku... sebut saja, stres dan nyaris menjambak-jambak rambut saking frustasinya.


Pertama masalah nulis. Okay, aku istirahat sekarang. Tapi aku cemas, apakah bisa kelar sebelum bulan Juli ini berakhir?

Kedua masalah hemat. Bisa dibilang aku adalah orang paling hemat di rumahku. Hemat ya, bukan pelit. Aku selalu dalam pengeluaran. Memilah-milah antara dana online di warnet (yang akhir-akhir ini kebobolan), dana pulsa (berhubung aku jarang online di HP, jadi aku biarkan saja ini balance pulsanya Rp. 0,- Nanti-nanti saja ngisinya, dan kebutuhan lainnya. Masalahnya, aku belum punya pekerjaan sampingan. Sementara pekerjaan utamaku belum terlalu menghasilkan.

Ketiga, mending tidak aku tuliskan deh. Jemariku sudah lelah, hahah.

Btw, ini adalah posting curhat terjujur versiku. Jarang-jarang biasanya aku curhat hingga... kayak gini. Biasanya hanya share pengalaman yang baik-baik saja, biar menginspirasi orang yang baca, atau menghibur mereka.

Lalu kenapa aku menulis... ini?

Karena aku rasa di share di twitter akan membanjiri temlen orang yang jatuhnya jadi ngerasa nggak enak hati, heheh.
|| | Copy Right By : Rean's Corner | Design By : Cuerosbhelatos ||

Posting Komentar