Aku bolos pekael hari ini.
Aku masuk kampus. Secara hari ini merupakan hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar.
Sayangnya, aku telat. Aku tidak tahu ada jadwal kuliah jam 7 pagi. Aku datang jam setengah sepuluh. Ada yang berkunjung ke rumah.
Aku sudah mendapatkan pertanda di hari sebelumnya bahwa akan ada tamu dalam waktu dekat. Dan, ya, aku agak sempat kecewa dia yang datang. Ha ha ha.
Aku masuk kampus. Secara hari ini merupakan hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar.
Sayangnya, aku telat. Aku tidak tahu ada jadwal kuliah jam 7 pagi. Aku datang jam setengah sepuluh. Ada yang berkunjung ke rumah.
Aku sudah mendapatkan pertanda di hari sebelumnya bahwa akan ada tamu dalam waktu dekat. Dan, ya, aku agak sempat kecewa dia yang datang. Ha ha ha.
Tamu itu adalah ppkl. Dia hendak mengambil barang-barangnya yang dititipkannya.
Kedatangannya tidak mengenakkan. Pasalnya, dia sudah mantap keluar kuliah--itu artinya dia juga tidak pekael lagi. Sayang sekali, padahal tinggal setahun lagi. Sia-sia dong ya keluar tenaga, pikiran, dan uang selama tiga tahun terakhir. Tapi, sekali lagi, itu keputusannya. Dia tahu mana yang terbaik untuknya.
Meski, tidak bisa dipungkiri, aku marah dan kecewa padanya.
Aku tidak datang ke kantor. Seperti yang aku bilang tadi di awal. Aku ke kampus. Registrasi ulang--begitulah istilahnya--dan mencatat jadwal kuliah. Aku tidak begitu terkejut yang "Drop Out" ternyata lebih banyak dari dugaanku. Masalah kepercayaan memang krusial.
Aku ngobrol, dan nonton sekilas Naruto (tv) series bersama teman-temanku. Ngobrol apa saja hingga Sherina memberitahuku waktu telah lama berlalu dan saatnya pulang--atau lebih tepatnya, semua teman-temanku sudah pada pulang.
Posting Komentar