Aku sampai di kantor sekitar pukul 10 (kurang dari, tapi ya).
Di sana sudah ada Miss B. Dia tidak lama disitu. Belum ada 5 menit aku disitu dia hengkang keluar--semoga bukan karena kehadiranku.
Sebelum keluar, dia berpesan kepadaku, "Kalau AC-nya mati, sms aku ya."
Di sana sudah ada Miss B. Dia tidak lama disitu. Belum ada 5 menit aku disitu dia hengkang keluar--semoga bukan karena kehadiranku.
Sebelum keluar, dia berpesan kepadaku, "Kalau AC-nya mati, sms aku ya."
AC-nya memang sedang aneh sejak kemarin. Tiba-tiba mati sendiri, tiba-tiba menghangat alih-alih dingin, respon terhadap perintah remote lambat.
"Ta-tapi... Aku tidak punya nomornya Miss B," sahutku, terbata.
Dia kemudian memberiku nomornya.
Seperginya dia, aku langsung mengambil alih tempat duduk Miss B di PC 1 dan menggunakannya.
Aku sengaja tidak menutup Chrome yang dibuka Miss B kalau-kalau dia balik lagi dan pengen menggunakan PC 1. Salah satu site yang dia buka adalah radio Prambors. Ini adalah pertama kalinya aku mendengar radio via internet. Juga pertama kalinya mendengar Indra Bekti dan Miss Dong Dong aka Nycta Gina siaran.
Boleh juga dengerin radio.
Aku online sambil mempercantik tampilan aplikasi klinikku. Ditengah-tengah kegiatanku, aku mendengar sesuatu terjatuh dari arah depan.
Apa yang jatuh? Sementara aku tidak melihat apapun di depanku. Baru ketika aku melihat ke arah bawah, kakiku, aku tahu apa yang jatuh. Wadah tinta printer. Alhasil lantai keramik kantor pun ternodai oleh tinta warna-warni. Buru-buru aku bangkit dari tempat dudukku, mendudukkan wadah tinta di depan printer agar tintanya tidak habis keluar.
Aku tidak berniat membersihkannya. Buang-buang tisu dan tisu kan... Dibikin dari kayu. It's not good.
Lagi-lagi di tengah-tengah kegiatanku... Internet tiba-tiba melambat. Radio Prambors masih menyala, tapi penyiarnya ganti bukan Bekti-Gina melainkan... Entah siapa, yang jelas cowok. Tapi mendadak mati. Itu tandanya internet mati!
Aku menggunakan kesempatan ini buat nonton Star Wars episode II: Attack of The Clones.
Aku singkat saja ya, review panjangnya bakal ada di Junnotes.
Jadi dari film kedua ini aku tahu beberapa detail yang awalnya tidak aku mengerti dari episode tiga: Revenge of the Sith. Tapi dibanding episode 1 dan 3, episode 2 ini kurang "ngena" di aku. Lebih seperti appetizer untuk sekuelnya supaya tidak terlalu panjang.
Hnn, aku masih bingung antara download dan tidak film-film sekuel (atau prekuel) Star Wars, episode 4-6, yang dibikin tahun 70-80an. Kalau aku download sekarang, kapan aku nontonnya dan dimana aku nontonnya? Aku belum punya lappie hingga sekarang.
Masih berhubungan dengan acara nontonku. Di tengah-tengah film, AC berbunyi bip dan udara di dalam kantor sepanas microwave. Sherina bahkan seakan demam--daya baterainya yang semula 70% turun drastis hingga 30%! Nyaris aku membuka baju kalau nggak inget ini di kantor.
Pas ketika AC-nya mati, aku memutuskan untuk membuka pintu kantor. Agar udara panas yang terjebak di dalam terbebas!
Aku mencoba sms Miss B, tapi pending dan gagal terus. Pas aku cek pulsa dalam perjalanan pulang, ternyata pulsaku dan masa aktifnya habis! Pantesan... #oops *malus
Wahh.. Jun mau buka bajuu *.* #bayangin #eh
BalasHapus