Day 6
Karena ada Jadwal kuliah, aku ke kampus dulu. Dosen tidak datang, tapi aku setia menunggu hingga detik terakhir jam mata kuliahnya seharusnya berlangsung.
Sesampainya di kantor pekael, Miss U sudah ada disitu. Kami ngobrol sejenak. Aku mempengaruhinya buat download film. Tapi kayaknya dia sedang banyak pikiran sehingga jawabannya terdengar sedikit sengak.
Karena ada Jadwal kuliah, aku ke kampus dulu. Dosen tidak datang, tapi aku setia menunggu hingga detik terakhir jam mata kuliahnya seharusnya berlangsung.
Sesampainya di kantor pekael, Miss U sudah ada disitu. Kami ngobrol sejenak. Aku mempengaruhinya buat download film. Tapi kayaknya dia sedang banyak pikiran sehingga jawabannya terdengar sedikit sengak.
Hari ini aku menggunakan PC dua. Aku berselancar seperti biasanya: Twitter, goodreads, email, blog, facebook dan cari data buat novelku.
Day 7
Tidak ada yang spesial. Hari ini merupakan hari pekael tersingkat dari sejarah pekaelku.
Day 8
Bolos.
Rencananya aku masuk siang, tapi rencana itu tak terealisasi karena ada lagi kegiatan yang menghadang.
Day 9
Hari yang datar.
Tapi meski datar, hari ini aku mulai membuat database buat aplikasi klinik. Data obat merupakan data paling komplit dan paling banyak yang aku miliki, jadi aku memilih untuk memasukkannya terlebih dahulu--tentunya setelah membuat database master.
Miss U datang di tengah-tengah aku sedang mengerjakan. Dia baru pulang kuliah, aku rasa.
Tidak ada masalah ketika aku memasukkan tiga puluh data obat, tapi ketika memasukkan data ke-31 ada masalah. Kenapa datanya tidak mau masuk? Kenapa error terus?
Sebelum kejadian error itu aku sempat bertanya sedikit pada Miss U. Tanya soal bagaimana memasukkan bahasa php di phpmyadmin. Tapi... Ya, dia bukan ahlinya. Dia berkali-kali mengatakan aku lebih pintar darinya. Dia merendah atau menghina ya? Maksudku dia sering mendapatkan IP diatas 3, sementara aku... Hanya pernah sekali dapat IP 3. Itu pun diikuti dua angka nol di belakang koma.
Tapi aku rasa dia memang merendah. Dia orangnya baik kok. Dan dia jujur mengenai dia tidak bisa mengajariku. Entah supaya aku mau belajar sendiri, atau dia benar-benar tidak tahu sama sekali soal pemograman.
Eh, tapi kayaknya dia memang tidak bisa pemograman deh, secara dia beda jurusan denganku. Eh tapi seorang teman satu angkatanku, satu jurusan dengan Miss U, berinisial H sangat jago pemograman. Jadi...
Jadi ngelantur nih.
Oke, jadi setelah error berkali-kali aku memutuskan bahwa tampaknya saat itu adalah waktunya bagiku beristirahat. Aku kemudian membuka Mozilla Firefox hingga seorang petugas perpustakaan mengajakku pulang.
Posting Komentar